Sabtu, 10 Juni 2017

Manfaat Madu Guna Kesehatan dan Kecantikan Wajah

Manfaat Madu – Siapa yang tak kenal dengan madu? Madu dirasakan sebagai cairan yang memiliki tidak sedikit manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Cairan manis yang berasal dari lebah ini juga sekarang dipakai sebagai obat tradisional yang diandalkan  dapat mengatasi sekian banyak  kondisi.

Benarkah anggapan tersebut bilamana dipandang dari sisi medis?

Madu terdiri dari sejumlah kandungan, antara beda air, karbohidrat, vitamin laksana vitamin B dan C, mineral alami laksana kalsium, zat besi, dan sodium.


Masyarakat kerap memakai madu guna mengobati batuk, alergi, diare, dan bahkan asma. Tidak melulu itu, sejumlah orang pun sering memanfaatkan madu guna mengatasi sekian banyak  permasalahan kulit, laksana misalnya menanggulangi jerawat, meredakan gatal, dan menyembuhkan luka.

Apabila anda tertarik menggunakan madu, betapa baiknya ketahui dulu guna madu andai dipandang dari sisi medis. Lantas apa saja manfaat cairan satu ini? berikut sejumlah manfaat madu yang dapat kamu peroleh.

Manfaat Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan Wajah

1. Mengobati batuk

Beberapa penelitian melafalkan rasa manis dari madu dapat merangsang munculnya buatan air liur dan lendir. Kondisi semacam ini dapat membantu mengairi bagian tenggorokan, sampai-sampai dapat meredakan batuk.

Mengonsumsi madu sebelum istirahat dapat menolong mengatasi batuk kering dan berdahak secara alami, baik tersebut untuk orang dewasa ataupun anak berusia lebih dari dua tahun. Khasiat madu satu ini kelihatannya dapat diserupakan dengan obat batuk yang berisi dextromethophan.

2. Mempercepat pengobatan luka    

Apakah anda sedang terluka? Kamu dapat mengoleskan madu olahan atau krim yang berisi madu guna mempercepat proses penyembuhan. Kandungan nutrisi dalam madu dapat mempercepat pengobatan luka dengan teknik mengurangi rasa sakit, meminimalisir infeksi, meminimalisir nanah, serta bau tidak sedap pada luka. 

Jenis-jenis luka yang dapat kamu sembuhkan dengan madu antara lain laksana luka bakar, sayatan, lecet, bekas operasi, dan bisul.

3. Mencegah diabetes

Sudah tidak sedikit penelitian yang membuktikan guna madu guna diabetes. Menurut sejumlah penelitian, kandungan senyawa dalam madu dapat menurunkan kadar gula darah. Khasiat madu ini paling penting, baik anda yang menderita diabetes ataupun yang belum terserang.

Meskipun rasanya manis, namun madu terbukti tidak mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Justru kandungan di dalamnya menolong menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, tidak boleh lewatkan madu masing-masing harinya.

4. Mengobati sariawan

Sariawan bisa muncul diakibatkan karena panas dalam, tergigit, dan tidak cukup vitamin C. Madu mempunyai sifat lembab yang dapat menolong mencegah bibir dari kekeringan. Inilah yang menciptakan madu lumayan berkhasiat guna mengobati panas dalam, sariawan, dan bibir pecah-pecah.

Untuk menanggulangi sariawan kamu dapat mengonsumsi madu rutin, atau mengoleskan ke unsur yang bermasalah. Sedangkan guna bibir pecah-pecah, oleskan gabungan lemon dan madu secara merata ke lokasi bibir. Lakukan penyembuhan ini sebelum tidur, kemudian bersihkan di pagi hari dengan air hangat.

5. Meningkatkan stamina tubuh

Madu berisi sekian banyak  macam nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan glukosanya yang lumayan tinggi dapat menolong meningkatkan stamina tubuh dengan cepat.

Manfaat madu ini sudah diperlihatkan oleh semua atlet lari. Banyak semua atlet yang mengonsumsi madu dengan tujuan supaya kuat berlari sampai ke garis finish. Maka dari itu, andai kamu tidak jarang loyo konsumsilah madu secara berkala.

6. Menurunkan kolesterol tinggi

Hampir sama dengan minyak zaitun, madu pun mempunyai kandungan kolesterol baik yang dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Tidak melulu itu saja, kandungan antioksidan dalam madu diandalkan  juga dapat menghilangkan plak di dinding pembuluh darah. Dengan demikian, masalah laksana hipertensi, stroke, dan serangan jantung bisa diminimalisir.

7. Mengobati asam urat

Biasanya asam urat tidak sedikit menyerang mereka yang sudah menginjak usia senja. Tingginya kadar purin dalam tubuh diandalkan  menjadi pemicu asam urat.  Agar purin tidak diolah menjadi asam urat berlebih konsumsilah madu secara rutin paling tidak 3-4 sendok sehari.

Kandungan mineral alami dalam madu laksana kalium, kalsium, magnesium, selenium, dan semacamnya dapat menolong menjaga kadar asam urat dalam tubuh. Bahkan bila dikonsumsi rutin, madu dapat menangkal munculnya keropos tulang pada lansia.

8. Mengobati diare dan masalah pencernaan lainnya

Diare atau mencret (bahasa Jawanya), merupakan situasi dimana usus tidak dapat menyerap kadar air yang terdapat pada feses, berikut yang menyebabkan feses pulang menjadi cair.

Untuk mengobati diare, kamu dapat mengonsumsi madu sejumlah 2 sendok sehari. Madu terbukti dapat meningkatkan sensitivitas usus dalam menyerap sari-sari makanan, menanggulangi bakteri, dan pastinya melancarkan BAB.

Adapun guna madu lainnya merupakan:

9. Mengatasi adanya infeksi dampak bakteri atau virus

10. Meringankan situasi setelah mengerjakan operasi mata

11. Mampu menambah kesuburan seseorang, baik lelaki ataupun wanita

12. Mengatasi kulit gatal dan iritasi

13. Menyembuhkan iritasi kulit yang diakibatkan karena matahari

14. Dapat meringankan asma

15. Mengatasi adanya kelemahan gizi

16. Meningkatkan penyerapan nutrisi pada sistem pencernaan

17. Meningkatkan metabolisme dan mengawal imun tubuh

18. Masker madu menangkal munculnya penuaan dini 

19. Mengecilkan pori besar secara alami

20. Mengobati jerawat dan bekasnya

21. Mengangkat kotoran dan komedo di kulit

22. Memerahkan bibir secara permanen.

Seaman Apakah Mengonsumsi Madu?

Jika dikonsumsi dan dioleskan ke kulit dengan takaran tepat, bisa jadi besar madu bakal aman. Anak-anak diatas umur satu tahun pun secara umum diizinkan untuk mengonsumsi madu. Tapi usahakan menghindari menyerahkan konsumsi madu guna anak yang masih di bawah setahun, demi menangkal resiko botulisme. Botulisme merupakan situasi keracunan dampak racun yang diproduksi oleh bakteri dan berdampak fatal.

Terlepas dari seluruh itu, butuh diketahui pula tidak seluruh madu tersebut aman dikonsumsi. Ada jenis madu yang ‘kemungkinan’ tidak aman dikonsumsi sebab berisi zat berbahaya, yaitu madu yang berasal dari nektar Rhododendron. Madu jenis ini bilamana dikonsumsi mempunyai resiko mengakibatkan darah rendah (anemia), nyeri dada, dan masalah pada jantung, karena madu jenis itu berisi racun.

Lalu apa saja guna madu guna ibu hamil dan menyusui? Beberapa penelitian melafalkan khasiat madu guna ibu hamil dan menyusui ada tidak sedikit sekali, dimana kandungan nutrisi dalam madu dapat menolong tumbuh kembang janin dan mengawal kesehatan ibu hamil hingga proses lahiran. Akan namun untuk mengawal keselamatan si kecil, terdapat baiknya konsultasikan ke dokter atau bidan dulu ketika anda (ibu hamil) berkeinginan konsumsi madu.

Bila kamu hendak mengonsumsi madu, usahakan pastikan terlebih dahulu apakah produk yang dibeli telah terdaftar BPOM RI atau belum. Di samping itu, simaklah pula pada unsur tanggal kadaluarsa yang seringkali tercantum pada kemasan. Jika masih merasa ragu dan takut, konsultasikan untuk dokter tentang konsumsi madu guna mengatasi situasi tertentu.

Itulah sekian banyak  manfaat madu yang dapat kamu dapatkan, baik guna kesehatan ataupun kecantikan, ibu hamil dan menyusui, ataupun anak-anak. Saya paling menyarankan supaya berkonsultasi ke dokter dahulu bilamana kamu hendak mengonsumsi produk madu tertentu. Mengingat tidak seluruh produk madu tersebut baik guna kesehatan, bahkan sejumlah madu palsu malah menyebabkan kanker mematikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

For You ^_^

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”.(HSR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu)